Dampak Kebijakan Harga Pembelian Pemerinta Presiden Prabowo Subianto, Petani Panen Keuntungan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 21 Februari 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani mulai merasakan manfaat kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Kementan)

Petani mulai merasakan manfaat kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Kementan)

JAWA TIMUR – Petani di berbagai daerah mulai merasakan manfaat kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp6.500 per kilogram.

Kebijakan ini memberikan kepastian harga serta keuntungan yang lebih baik dibandingkan musim panen sebelumnya.

Di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, para petani menyambut baik harga yang lebih tinggi dibanding tahun lalu.

Khusnul Yakin, petani asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Mantup, mengaku lebih tenang karena harga jual gabah kini lebih menguntungkan.

“Kalau nggak salah tahun kemarin itu Rp5.500 atau berapa gitu. Sekarang sudah Rp6.500, bahkan ada yang bisa dijual Rp6.800 tergantung kualitas gabahnya.”

“Harapannya harga ini tetap stabil, supaya petani bisa terus mendapat hasil yang layak,” ujar Khusnul, Kamis (20/2/2025).

Hal serupa juga dirasakan Fakhruddin, petani sekaligus peternak ayam petelur di Lamongan.

Ia menilai kebijakan ini membantu petani mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

“Tahun lalu sekitar Rp5.500 per kilo. Sekarang dengan harga Rp6.500 ke atas, kami lebih tenang karena hasil panen lebih menguntungkan.”

“Yang penting harga ini jangan sampai turun lagi,” katanya.

Di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sedyo Utomo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, juga merasakan dampak positif dari kebijakan ini.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Meskipun harga pasar sedikit lebih tinggi, yakni sekitar Rp6.600 hingga Rp6.700 per kilogram, mereka tetap memilih menjual ke Bulog karena adanya kepastian harga.

“Harga pasar memang naik turun. Tahun lalu sempat turun saat musim tanam kedua (MT-2).”

“Dengan adanya kerja sama dengan Bulog, setidaknya ada jaminan harga yang stabil untuk petani,” ujar Supriyadi, Ketua Gapoktan Sedyo Utomo.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan, Mohammad Wahyudi, memastikan bahwa Bulog terus berupaya menyerap gabah petani dengan harga yang menguntungkan.

“Bulog melaksanakan program serapan gabah untuk memastikan kestabilan harga pangan dan mendukung kesejahteraan petani.

Langkah ini penting agar petani tidak dirugikan oleh fluktuasi harga pasar,” katanya.

Pemerintah Berikan Kepastian Harga Gabah*

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan HPP gabah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurutnya, kenaikan harga gabah adalah satu-satunya harga yang boleh naik di tengah upayanya menurunkan harga kebutuhan lain, seperti tiket pesawat dan biaya ibadah haji.

“Saya mau jadi presiden yang menurunkan harga saudara-saudara sekalian. Harga yang boleh naik adalah harga gabah untuk petani, nah itu harus naik,” kata Presiden Prabowo.

Prabowo menyampaikan dalam pidatonya di acara ulang tahun ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025) lalu.

Untuk memastikan harga gabah tetap stabil di tingkat petani saat panen raya, pemerintah tidak hanya menetapkan HPP gabah Rp6.500 per kilogram, tetapi juga menghapus kebijakan rafaksi.

Dengan demikian, semua gabah petani akan tetap diserap oleh Bulog dalam kondisi apa pun.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan penyerapan gabah harus dilakukan melalui kerja sama lintas kementerian dan lembaga.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Menurutnya, tanggung jawab ini tidak hanya berada di tangan Bulog, tetapi juga melibatkan Kementerian Pertanian (Kementan) hingga penyuluh pertanian di lapangan.

“Target serapan gabah bukan hanya tanggung jawab Bulog dan Pimpinan Wilayah Bulog, tetapi juga Kementerian Pertanian termasuk di level bawah seperti Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL),” ujar Mentan Amran.

Selain itu, pemerintah juga akan mengajak Bintara Pembina Desa (Babinsa) serta Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) untuk mengawal penyerapan gabah petani agar berjalan lancar.

“Jadi ini insya Allah tidak terlalu sulit, karena yang terpenting adalah kami berkolaborasi.”

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

“Kali ini bergerak bersama, insya Allah kami bisa capai,” kata Mentan Amran optimistis.***

Artikel di atas, sebelumnya telah dipublikasikan portal berita Pertaniannews.com. Terima kasih

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahnews.com dan Haloagro.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Sentranews.com dan Indonesiaraya.co.id

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellojateng.com dan Hariankarawang.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Produksi Telur Nasional Surplus, Kementan Siap Fasilitasi Ekspor Ke Negara Sahabat yang Alami Eggflation
Agrinas Jadi Bagian dari Danantara, Permodalan Bukan dari Kemenkeu atau Penyertaan Modan Negara (PNM)
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono Sudaryono Sebut Bantul Konsisten Produksi Padi Terbaik Nasional
Soal Penyertaan Modal Negara kepada BUMN Agrinas, Menkeu Sri Mulyani Sebut Sudah Masuk APBN 2025
Reputation Management dan Image Restoration (Pemulihan Citra) dengan Implementasi Publikasi Press Release
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri, Bahas Hilirisasi Mineral, Batubara, Akuakultur, Pertanian, hingga Perkebunan.
Takaran Minyakita PT Kusuma Mukti Remaja dan PT Salim Ivomas Pratama Tak Sesuai, Ini Mentan Amran
Anindya Bakrie Sebut Kadin Siap ‘All Out’ Dukung Bangun Sektor Pertanian Capai Swasembada Pangan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:46 WIB

Produksi Telur Nasional Surplus, Kementan Siap Fasilitasi Ekspor Ke Negara Sahabat yang Alami Eggflation

Selasa, 25 Maret 2025 - 13:50 WIB

Agrinas Jadi Bagian dari Danantara, Permodalan Bukan dari Kemenkeu atau Penyertaan Modan Negara (PNM)

Sabtu, 22 Maret 2025 - 15:01 WIB

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono Sudaryono Sebut Bantul Konsisten Produksi Padi Terbaik Nasional

Kamis, 20 Maret 2025 - 07:51 WIB

Soal Penyertaan Modal Negara kepada BUMN Agrinas, Menkeu Sri Mulyani Sebut Sudah Masuk APBN 2025

Rabu, 19 Maret 2025 - 11:19 WIB

Reputation Management dan Image Restoration (Pemulihan Citra) dengan Implementasi Publikasi Press Release

Berita Terbaru