SPHP Beras Resmi Diluncurkan, Harga Stabil dan Akses Pangan Murah Terjamin

Lewat SPHP Beras, pemerintah tekan inflasi, pastikan distribusi tepat sasaran, cegah penyelewengan, dan jaga daya beli masyarakat menengah ke bawah di semua wilayah.

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 19 Juli 2025 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah resmi meluncurkan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras. (Dok. Bapanas)

Pemerintah resmi meluncurkan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras. (Dok. Bapanas)

PEMERINTAH resmi meluncurkan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras pada Jumat, 18 Juli 2025 di Kantor Pos Besar Fatmawati Jakarta.

Program SPHP Beras menjadi langkah nyata pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga beras serta mendorong stabilitas ekonomi nasional.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengatakan keberhasilan program sangat bergantung pada komitmen para penyalur beras di lapangan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para penyalur wajib mematuhi petunjuk teknis yang disusun Bapanas untuk mencegah penyalahgunaan seperti pengoplosan atau pengurangan timbangan,” tegas Arief.

Program ini diharapkan dapat menekan inflasi pangan dan memastikan masyarakat mendapat beras berkualitas dengan harga terjangkau.

Penyaluran SPHP Beras Lewat Pengecer Resmi dengan Harga Sesuai Zona Wilayah

Distribusi Beras SPHP akan dilakukan melalui jaringan resmi seperti pedagang pasar rakyat, koperasi kelurahan, outlet BUMN, dan instansi pemerintah yang sudah diverifikasi.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan seluruh pengecer wajib terverifikasi di aplikasi Klik SPHP dengan batas maksimal pengambilan dua ton.

“Para pengecer harus menandatangani surat kesanggupan untuk tidak menyalahgunakan penyaluran karena produk ini ditujukan untuk masyarakat menengah ke bawah,” jelas Rizal.

Konsumen hanya boleh membeli maksimal dua kemasan (masing-masing 5 kg per pack) dengan harga sesuai zona: Rp12.500/kg di Zona 1, Rp13.100/kg di Zona 2, dan Rp13.500/kg di Zona 3.

Arief menambahkan, “Kalau panen baik, harga juga harus terkendali supaya masyarakat luas bisa terbantu dengan harga wajar.”

Pemerintah Tegaskan Pengawasan Ketat dan Sistem Distribusi yang Lebih Transparan

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mendukung pengawasan ketat untuk memastikan program SPHP Beras tepat sasaran dan bebas penyimpangan.

“Kami akan menindak tegas penyelewengan serta memperkuat sistem distribusi dengan membangun koperasi desa permanen untuk memotong rantai tengkulak,” ujar Zulhas.

Menurutnya, distribusi beras yang efisien dan transparan penting untuk melindungi masyarakat dari permainan harga oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Kepala Bapanas juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian karena mendorong BUMN Pangan menjadi outlet resmi program SPHP.

“Beras SPHP ini harus sampai ke masyarakat luas dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram untuk Zona Satu,” pungkas Arief di akhir acara.

Melalui Program SPHP Beras, pemerintah berharap stabilitas harga pangan terjaga, daya beli masyarakat terlindungi, dan akses pangan berkualitas dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoemiten.com dan Panganpost.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoseru.com dan Poinnews.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatengraya.com dan Hallobandung.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Harga Jagung Naik, Pemerintah Gelontorkan 52.400 Ton Untuk Peternak Layer
Langkah Konkret Selamatkan Peternak Unggas dari Lonjakan Harga Pakan
Produksi Padi Naik 11 Persen, Stok Beras Nasional Kian Terkendali
Masa Depan Pertanian Indonesia, Gene Bank Dapat Dukungan Presiden
Data Tunjukkan Stok CJP Efektif Redam Fluktuasi Harga Jagung Peternak
Sudaryono Gaungkan Swasembada Pangan 2025 dan Hentikan Impor Beras Nasional
Produksi Jagung Nasional 2025 Surplus, Mentan Pastikan Ketahanan Pangan Aman
Mentan Amran: 4 Strategi Baru Genjot Produksi Tebu Nasional Hingga 14 Ton/Ha

Berita Terkait

Senin, 8 September 2025 - 16:45 WIB

Harga Jagung Naik, Pemerintah Gelontorkan 52.400 Ton Untuk Peternak Layer

Selasa, 2 September 2025 - 14:02 WIB

Langkah Konkret Selamatkan Peternak Unggas dari Lonjakan Harga Pakan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:31 WIB

Produksi Padi Naik 11 Persen, Stok Beras Nasional Kian Terkendali

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:29 WIB

Masa Depan Pertanian Indonesia, Gene Bank Dapat Dukungan Presiden

Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:58 WIB

Data Tunjukkan Stok CJP Efektif Redam Fluktuasi Harga Jagung Peternak

Berita Terbaru